Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SMPN 20 Batam Masuk Dua Besar SMP Terinovatif Batam Innovation Award 2026

11 September 2026 Last Updated 2026-09-11T13:17:41Z

 

SMP Negeri 20 Batam menorehkan prestasi dalam ajang Batam Innovation Award (BIA) 2026.


CENTRALBATAM.COM, BATAM – SMP Negeri 20 Batam menorehkan prestasi dalam ajang Batam Innovation Award (BIA) 2026. Sekolah tersebut berhasil meraih Juara II Kategori SMP Terinovatif, dalam puncak penghargaan BIA 2026 yang berlangsung di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Kamis (10/9/2026).


Penghargaan ini menjadi salah satu catatan penting dalam upaya memperkuat budaya inovasi di lingkungan pendidikan Kota Batam. Untuk kategori SMP Terinovatif, posisi Juara I diraih SMP Negeri 29 Batam, disusul SMP Negeri 20 Batam sebagai Juara II, SMP Negeri 12 Batam sebagai Juara III, dan SMP Negeri 3 Batam sebagai Juara Harapan I.


BIA 2026 merupakan agenda tahunan yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Batam untuk mendorong lahirnya berbagai terobosan di lingkungan pemerintahan maupun satuan pendidikan.


Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan inovasi tidak boleh hanya menjadi konsep atau berhenti ketika penghargaan diberikan. Menurutnya, setiap inovasi harus terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.


“Di era saat ini, tanpa inovasi kita akan sangat lambat dan tidak responsif. Kerja berorientasi inovasi inilah yang memberikan nilai tambah serta efisiensi nyata bagi pelayanan masyarakat,” kata Amsakar.


Ia juga meminta para penerima penghargaan menjadikan BIA sebagai momentum untuk terus menyempurnakan karya inovasi yang telah dibuat.


“Jangan sampai inovasi hanya berhenti pada saat menerima penghargaan. Setelah ini harus terus dimodifikasi, dikembangkan, dan diimplementasikan secara konsisten sehingga benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.


Partisipasi Inovasi Meningkat


Kepala Brida Kota Batam, Efrius, menyampaikan partisipasi dalam BIA tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan.


Pada BIA 2026 tercatat 202 inovasi yang berasal dari 180 pengusul. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan 2025 yang mencatat 118 inovasi dari 78 pengusul.


Peserta tahun ini berasal dari 32 perangkat daerah, 22 UPTD, 24 SMP, 24 SD, serta enam kelurahan. Dari seluruh inovasi yang masuk, sebanyak 106 merupakan inovasi berbasis digital dan 96 lainnya merupakan inovasi nondigital.


Seluruh karya tersebut rencananya turut dihimpun dalam Buku Kumpulan Inovasi Jilid 2.


Penguatan budaya inovasi juga terlihat dari keikutsertaan Batam dalam Innovative Government Award (IGA) 2026) yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Jumlah inovasi yang didaftarkan Batam meningkat menjadi 154 inovasi, dibandingkan 41 inovasi pada tahun sebelumnya.


Tujuh Kategori Penghargaan


BIA 2026 memberikan penghargaan dalam tujuh kategori. Pada kategori Inovasi Digital Terbaik, Juara I diraih Badan Pendapatan Daerah Kota Batam melalui eBPHTB 2.0, disusul UPT Puskesmas Sei Lekop dengan PANTURA SEHARI sebagai Juara II, UPT Puskesmas Tiban Baru melalui KONSER DIVA sebagai Juara III, serta UPT Puskesmas Baloi Permai dengan Bunda SMART Baper sebagai Juara Harapan I.


Untuk kategori Inovasi Non-Digital Terbaik, Juara I diraih SMP Negeri 12 Batam melalui PREMIS, Juara II UPT Puskesmas Sei Lekop melalui KUFAS TUNTAS, Juara III SMP Negeri 3 Batam dengan AKSARA, dan Juara Harapan I Badan Pendapatan Daerah Kota Batam melalui SI BIJAK GO!.


Kategori OPD Terinovatif menempatkan Badan Pendapatan Daerah Kota Batam sebagai Juara I, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam Juara II, Kecamatan Nongsa Juara III, dan Bapperida Kota Batam sebagai Juara Harapan I.


Pada kategori UPT Terinovatif, Juara I diraih UPT Puskesmas Lubuk Baja, Juara II UPT Puskesmas Sekupang, Juara III UPT Puskesmas Tiban Baru, dan Juara Harapan I UPT Puskesmas Sei Lekop.


Sementara kategori Kelurahan Terinovatif menempatkan Kelurahan Kampung Pelita sebagai Juara I, Kelurahan Rempang Cate Juara II, Kelurahan Baloi Permai Juara III, dan Kelurahan Sungai Panas sebagai Juara Harapan I.


Adapun kategori SMP Terinovatif menjadi salah satu sorotan dalam ajang tersebut dengan SMP Negeri 29 Batam sebagai Juara I, SMP Negeri 20 Batam Juara II, SMP Negeri 12 Batam Juara III, dan SMP Negeri 3 Batam Juara Harapan I.


Untuk kategori SD dan TK Terinovatif, Juara I diraih SD Negeri 006 Batu Aji, Juara II SD Negeri 009 Sungai Beduk, Juara III SD Negeri 005 Nongsa, dan Juara Harapan I SD Negeri 012 Sekupang.


Inovasi Didorong Perkuat Pembangunan Batam


Amsakar menyebut penguatan inovasi dan digitalisasi pelayanan turut menjadi bagian dari strategi pembangunan Kota Batam.


Sejumlah terobosan di sektor pelayanan, antara lain digitalisasi perizinan melalui Indonesia Batam Online Single Submission (I-Boss) serta penerapan teknologi dalam optimalisasi penerimaan daerah melalui tapping box, dinilai ikut mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.


Pada Semester I 2026, realisasi investasi Batam disebut telah mencapai sekitar Rp35 triliun, sementara pertumbuhan ekonomi Batam pada periode yang sama mencapai 7,25 persen.


Amsakar berharap semangat berinovasi dapat berkembang di seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kota Batam. Ia juga mendorong munculnya semangat Need for Achievement (n-Ach) atau motivasi berprestasi agar setiap perangkat dan unit kerja terus menghasilkan terobosan.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, Forkopimda, dunia pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting untuk membawa inovasi Batam semakin kompetitif di tingkat nasional.


Batam Policy Lab Diluncurkan


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemko Batam juga meluncurkan Batam Policy Lab yang diprakarsai Brida Kota Batam.


Wadah tersebut dirancang sebagai ruang pengembangan kebijakan nonstruktural yang mengedepankan riset dan pemanfaatan data secara terpadu. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam menghasilkan kebijakan yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat.


Proses penilaian BIA 2026 sendiri melibatkan dewan juri independen dari kalangan akademisi dan instansi pemerintahan. Mereka antara lain Ira Warnaini dari Bapperida Provinsi Kepulauan Riau, Sri Langgeng Ratnasari dari Universitas Riau Kepulauan, Hertianti dari Universitas Ibnu Sina, Bambang Satriawan dari Universitas Batam, Andi Triwinarko dari Politeknik Negeri Batam, serta Happy Hepri Ariyanto dari Universitas Internasional Batam.


Puncak BIA 2026 ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan dana pembinaan kepada para pemenang. Juara I masing-masing kategori memperoleh Rp10 juta, Juara II Rp8 juta, Juara III Rp6 juta, dan Juara Harapan I sebesar Rp4 juta.


Bagi SMP Negeri 20 Batam, capaian sebagai Juara II SMP Terinovatif menjadi apresiasi atas upaya menghadirkan inovasi di lingkungan sekolah sekaligus menjadi dorongan untuk terus mengembangkan program pendidikan yang kreatif, adaptif dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.(dkh)

×
Berita Terbaru Update